Saturday, May 26, 2018

Asal Usul Nama Sabah


arifsae.com - Saat ini, Sabah merupakan wilayah negara bagian dari Kerajaan Malaysia yang termasuk kedalam 13 negara dalam persekutuan Malaysia. Wilayah ini merupakan wilayah terbesar kedua, setelah Sarawak, dalam bagian persekutuan itu. Julukan untuk menggambarkan wilayah ini adalah Negeri di Bawah Banyu (Land Below the Wind).

Nama Sabah sendiri mempunyai banyak arti. Para sejarawan berbeda pendapat mengenai asal usul nama Sabah ini. Salah satu teori yang sering menjadi rujukan yaitu ketika wilayah Sabah masih menjadi wilayah Kasultanan Brunei.

Menurut teori ini, kata Sabah berasal dari sebuah Pohon Pisang bernama “Saba”. Pohon ini sering ditemukan di kawasan pantai Barat Sabah. Pisang Saba ini juga dikenal sebagai “Pisang Menurun” oleh masyarakat setempat.

Nama Saba kemudian berkembang menjadi Sabah, yang berasal dari penamaan orang Melayu Brunei yang bermakna “hulu” atau sebelah Utara Sungai. Selain teori Pohon Pisang Saba, juga ada teori penamaan Sabah berasal dari kata “Sabak” yang bermakna “Tempat gula aren diekstrak”. Dalam bahasa Arab, kata Sabah juga berarti “Matahari Terbit”.
Bendera Sabah
(Sumber gambar: beritadaily.com)
Dari beberapa teori diatas, teori pohon Pisang Saba nampaknya lebih popular. Pisang Saba juga dikenal dengan “jaba” atau “Sabbah” atau “Sappah” oleh masyarakat Bajau, namun kini Pisang Saba lebih dikenal dengan nama pisang menurun.

Nama Saba juga muncul pada jenis pisang yang muncul dalam variates pisang, dalam bahasa Tagalog dan Visaya. Mungkin karena dialek orang setempat, nama Saba diucapkan menjadi Sabah.

Dalam naskah yang berbahasa Jawa Kuno, Kakawin Nagarakertagama karya Empu Prapanca menyebutkan sebuah wilayah bernama Seludang. Wilayah Seludang ini menjadi bagian dari Kasultanan Brunei yang menjadi vassal negara Majapahit ketika itu.

Itulah beberapa teori asal usul penamaan Sabah, Negara bagian dari Persekutuan Malaysia. Banyaknya teori itu menyebabkan tidak ada kepastian yang jelas dari asal mula nama Sabah, namun sebagian besar menggunakan teori Pohon Pisang Saba untuk menyebutkan wilayah ini.[]

Sumber Tulisan:
www.urangsabah.com
www.wikipedia.org