Saturday, September 30, 2017

Outbond, Kemping dan JAIM 4 || Hari Ke-54

Setinggi Ini yang Harus Dilalui
arifsae.com  - Siap-siap untuk memulai atifitas hari ini. Akan berar, karena hari ini akan mulai dilakukan outbond bagi para peserta, yang berarti saya dan rekan-rekan harus siap untuk menjaga pos ini. Tapi sebelum memulai aktifitas, juru masak Pak Tria memulai ketrampilannya dalam menyiapkan masak. Jangan ditanya lagi, orang-orang ini memang sudah terbiasa untuk berurusan dengan alam.

Pa Tria merupakan lulusan olahraga yang skripsinya saja mengangkat gunung, katanya pernah menaiki gunung 7 kali untuk penelitianya dalam beberapa bulan saja. Pa Didib juga bukan sembarangan, dia merupakan atlet. Boleh dikatakan dioutbond ini sebagian besar konsepnya dari dia. Pa wawan juga pecinta naik gunung, hanya saya saja yang paling kurang pengalaman dalanm bidang kehutanghan.

Kegiatan dimulai sekitar pukul 9 pagi, kami sudah mempersiapkan semuanya. Saya bagian dibawah dengan pa wawan, selebihnya diatas. Badan ini juga terasa remuk, banyak anak-anak dari CLC diseluruh Sabah mengikuti ini, hanya tempat saya dan beberapa clc yang tak mengikutkan pesertanya. Hari ini benar-benar full disini. Mempersiapkan anak-anak untuk naik memanjat ke tangga, dan melewati tali yang tingginya sekitar 10 meter. 

Banyak kejadian tak terduga. Seperti contoh tentang password yang harus diucapkan oleh anak-anak ketika akan melewati, kata pasword yang benar adalah "indonesia merdeka-merdeka, NKRI harga mati", tapi karena anak-anak ini mungkin pertama dan juga karena ketinggian yang memang lumayan mengakibatkan lidah mereka terpeleset. Akhirnya pasword itu berubah menjadi, "NKRI harga mahal" atau "Malaysia merdeka-merdeka" bahkan ada yang terpeleset menjadi "PKI harga mati" dan kejadian lucu lainnya.

Kejadian-kejadian inilah yang menjadi hiburan kami disini. Ada beberapa kawan yang membantu hari ini, karena memang kalau hanya mengandalkan kami ber-4 jelas tidak mungkin. Tapi hari ini akan lebih mendingan daripada hari kemarin, artinya kalau anak-anak sudah selesai, kami yang dioutbond juga selesai.
Siap Action
Alahmdulilah, hari ini saya sudah mulai menikmati. Tidak ingin pulang lagi, padahal pa bintang menawarkan kalau misalkan mau pulang juga tersedia. Tapi saya lebih memilih untuk bertahan. Menikmati suasana, dan situasi yang pasti akan dikenang. Karena disini benar-benra tenang, tanpa sinyal, seperti kembali ke alam. 

Saya dan teman-teman setelah melaksanakan tugas dioutbond sempat ngobrol-ngbrol dulu ditenda atas danau itu. Menikmati suasana dan istirahat sejenak sebelum akirnya mandi. Mandi kali ini tak seperti kemarin-kemarin, kali ini mandinya disungai. Sudah bisa dipastikan udara yang dingin ditambah dengan air sungai yang dingin pula akan menyelimuti tubuh ini.
Memasangkan Alat Pengaman
Setelah selesari mandi, saya dan pa wawan bersih-bersih tenda karena tenda yang berada dilokasi outbond nntuk dibawa ke atas danau. Saya tidak mau lagi tidur bersama panitia lainnya, sudah bisa dipastikan pasti akan ada evaluasi malam-malam. Ogah.
Pintu Pertama yang Harus di Lewati
Lebih baik menikmati suasana danau dimalam hari yang ditemani suara khas hutan. Ditambah dengan hangatnya kopi dan makanan. Berselimut keakraban. Kami berempat seperti mulai menemukan cemestry, suasana keakraban yang hanya terlihat. Biarkan yang dilapangan melaksanakan kegiatan, kami disini menikmati keakraban. Hari yang sangat mengesankan karena meskiun mengikuti JAIM 4 justru serasa kamping sendiri.[]

Lanjut Hari Ke-55 DISINI.

Saat ini berprofesi jadi BTW, Kadang jadi BLOGGER, yang pasti jadi TEACHER dan semoga jadi WRITER;)