Saturday, June 29, 2019

Pengantar Penulis Buku Menebar Serpih Asa

Buku Menebar Serpih Asa
Puji syukur selalu senantiasa kami panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas limpahan rahmat serta hidayahnya sehingga dapat menyelesaikan penyusunan buku ini. Tujuan penulisan buku ini sederhana, yaitu mengabadikan kisah. Dalam buku ini berisi segala lika-liku seorang guru ladang sawit. Ditengah perjuangan dan pengabdian di Sabah, Malaysia, selalu terbesit ingin mengabadikan da menuliskannya.
Solawat serta salam tidak lupa selalu dihaturkan kepada junjungan kita Nabi Agung Muhammad SAW yang telah menyelamatkan kita dari jaman Jahiliyyah, sehingga kita dapat memiliki kemampuan untuk menangkap ilmu pengetahuan secara maksimal.
Penyusunan buku ini penuh dengan perjuangan, penuh dengan lika-liku, dan penuh dengan tawa-haru. Pada dasarnya penyusunan buku ini sebagai wacana bagi saya untuk selalu mengingatkan dari diri sendiri dan terutama anak. Buku ini akan menjadi pengingat bagi saya dan keluarga tentang kehidupan saya di negeri rantau.
Saya mempunyai keinginan untuk menuliskan beberapa kisah dalam kehidupan pribadi, keluarga ataupun dalam bermasyarakat yang telah saya jalani ini, dengan maksud agar dikemudian hari saya bisa berkaca pada perjalanan hidup saya yang pernah saya lalui, agar dikemudian hari saya dapat berbuat lebih baik lagi. Manusia itu tempatnya salah dan lupa, itulah salah satu bijak yang memotivasi saya untuk menuliskan kisah tentang kehidupan saya. Selain untuk bahan refereansi namun juga dapat digunaka untuk introspeksi diri agar kita dapat selalu bersyukur dengan apa yang telah kita dapatkan selama ini.
Penyelesaian buku ini tentu dengan bantuan banyak orang. Tidak lupa saya ucakan terima kasih kepada semua pihak, karena tanpa bantuan dari berbagai pihak mungkin penulis tak akan bisa menyelesaikan buku ini. Terimakasih pada kawan-kawan guru di Sabah, terutama Bu Aji yang sudah memberikan warna. Anak-anak di CLC Terusan 2 yang selalu memberikan semangat. Tidak lupa kedua orang tua dan istri tercinta, Yuli Windarti dan puteri kecil kami, Naira Ayudiasiya yang selalu memberikan motivsi dan doanya.
Buku “Menebar Serpih Asa” ini merupakan jilid II dari sekian jilid yang direncananakan, tergantung masa tugas di Malaysia. Jilid I sudah berhasil diterbitkan dengan judul, “Menggali Sebutir Makna”.
Buku ini hanya catatan pribadi, yang tentunya masih jauh dari kesempurnaan dan pastinya memuat berbagai macam kesalahan, untuk itu segalan macam kesalahan dalam buku ini kami memohon maaf yang sebesar-besarnya. Tidak ada gading yang tak retak, kami menerima segala macam masukan dan kritik. Segala kesalaah kami memohon maaf yang sebesar-besarnya. Semoga saran dan kritik yang membangun akan menjadikan lebih baik dalam mengeluarkan edisi buku jilid berikutnya.

Sabah-Malaysia, 22 Februari 2019
Penulis



This Is The Newest Post