Tuesday, January 31, 2017

Asal Usul Desa Lamongan

Kantor Desa Lamongan

Desa Lamongan adalah salah satu desa di Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Asal muasal dinamakan desa Lamongan karena “Ala, Becik dadi omongan” maksudnya segala masalah yang jelek atau bagus itu pasti menjadi bahan pembicaraan oleh warga.

Pada zaman dahulu Desa Lamongan adalah daerah yang dikelilingi oleh dua sungai, yaitu sungai Klawing dan sungai Ranu (kecil). Karena banjir besar sungai Klawing berpindah, sungai Klawing  dan sungai Ranu tersebut menjadi kering. Perpindahan sungai tersebut jadi seperti dibalik, sungai Klawing menjadi kecil sedangkan sungai Ranu menjadi besar , tetapi sungai yang menjadi besar tetap dinamai sungai Klawing sedangkan sungai yang sudah kering dinamai sungai mati. Sungai tersebut dulunya masih becek dan  masih banyak belutnya, tetapi sekarang sudah sudah menjadi daratan dan digunakan untuk persawaha atau kangkungan.

Sungai yang sudah kering dan mulai keras sudah bisa diseberangi, sedikit demi sedikit orang-orang yang menempati daerah tersebut atau yang disebut dengan desa Lamongan. Zaman dahulu Lamongan masih sering terjadi banjir dan kurang terisolir karena Lamongan adalah bekas sungai, tetapi sekarang sudah tidak banjir lagi karena ada tanggul yang mengelilingi desa Lamongan tersebut.

Dinamakan desa Lamongan “Ala, Becik dadi omongan” karena waktu itu Lamongan masih ala atau jelek, sering banjir, jalanannya susah, tidaka da listrik, dan kurang terisolir. Karena hal tersebut, desa Lamongan pasti menjadi omongan atau pembicaraan orang-orang. Sekarang desa Lamongan sudah menjadi desa yang maju (di bidang pertanian) juga menjadi omongan atau pembicaraan, oleh karena itulah dinamakan Lamongan. Caranya untuk masuk ke desa Lamongan pasti melewati jembatan, karena jembatan itulah salah satu bukti bahawa pada zaman dahulu desa Lamongan dikelilingi oleh sungai. Gara-gara sungainya berpindah, Lamongan menjadi terpisah dengan desa Tejasari, Sempor, Brecek, dan desa yang lainnya di Kecamatan Kaligondang. Desa Lamongan adalah salah satu desa di Kecamatan Kaligondang yang tidak menyeberang sungai Klawing jika ingin pergi ke kota Purbalingga.

Pada zaman sekarang ini, memang desa lamongan jika dicari dalam GOOGLE MAP desa Lamongan tidak terdaftar. Hal ini dikarenakan desa Lamongan adalah desa pelosok yang berada di ditengah-tengah desa Toyareja. Warga desa Lamongan jika ingin pergi ke Kecamatan Bukateja sangat mudah, karena jalan pintas ke Kecamatan Bukateja dengan melewati desa Toyareja. Seiring perkembangan zaman, desa Lamongan menjadi maju karena hasil panen di bidang pertanian yang melimpah terutama tanaman kangkung, timun, dan pepaya california menjadi andalan dari desa Lamongan tersebut. Tanaman kangkung adalah salah satu hasil panen yang dimiliki oleh warga desa Lamongan untuk membiayai kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, mayoritas warga desa Lamongan berprofesi sebagai petani.

Zaman dahulu, di desa Lamongan terdapat banyak hutan atau orang Lamongan sering menyebutnya dengan “kebon” yang masih belum dijadikan sebagai pemukiman. Warga desa Lamongan yang anaknya ada yang menikah, untuk beberapa waktu masih tinggal di rumah keluarganya sembari menunggu tanah milik keluarga mereka ada yang sudah siap untuk didirikan rumah. Oleh karena itulah masih banyak hutan atau kebon yang masih belum digunakan untuk didirikan rumah.

Sekarang sudah banyak berderetan rumah yang berdiri untuk meramaikan desa Lamongan. Di desa Lamongan ini dulunya belum ada jalan yang layak, tetapisekarangsudah ada jalan yang layak untuk dilewati bahkan jalanan yang rusak telah diperbaiki dengan berbahan jalan yang dicorbeton,dana untuk perbaikan jalan adalah dari dana desa dan bantuan dari pemerintah. Semoga dengan adanya program ini memungkinkan desa Lamongan supya lebih maju lagi.

Sumber Referensi:
http://irfaarifudin17.blogspot.co.id/2013/05/asal-usul-desa-lamongan-lamongan-yaiku.html., diakses tanggal 5 November 2016.